Tujuh Kuliner Jajanan Khas Kudus saat Lebaran


[ kulinerdesa.com ]Inilah olah khas Kabupaten Kudus saat lebaran.

Pernah kita ketahui bersama, bahwa setiap daerah memiliki ke khasan yang berbeda. Kudus yang sebagai Kota Kretek ini pun memiliki banyak variasi makanan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Dari berbagai makanan yang berbeda-beda pula. Mulai dari makanan ringan hingga bungkusan yang tersebar luas di sepanjang Kota Kudus.

Jadi tidak heran jika teman-teman saat berkunjung ke Kudus menemukan beberapa makanan yang sangat unik dan jarang dijumpai ditempat manapun. Mungkin juga Anda pernah merasakan makanan yang sedang dihidangkan saat berkunjung ke rumah sanak saudara yang ada di Kudus. Jangan berpikir lama bagaimana cara membuat makanan ini, makanan itu, langsung saja dicoba dan dirasakan keunikan semua masakan jajanan lebaran khas Kudus, berikut ulasannya: 

Pertama adalah keciput. Makanan satu ini sangat khas dan memiliki cita rasa berbeda dari jajanan lainnya. hampir sama dengan onde-onde, namun tekstur dan bentuk keciput mungil dan renyah. Selain itu dalam pembuatannya khusus untuk menyambut hari special lebaran. Seandainya tidak lebaran, maka akan jarang terlihat atau malah tidak ada. (Baca : Cara membuat keciput)


Kedua, ceriping pisang. Banyaknya olahan pisang tersebar diseluruh masyarakat. Dimasak dengan cara yang uunik dan berbeda dari masyarkat lainnya. pembuatannya pun mudah dan cepat dipraktikan. Namun ada cara tersendiri dalam membuat ceriping, mulai pemilihan pisang sampai proses penggorengannya.(Baca: Cara membuat ceriping pisang spesial)


Ketiga, madu mongso. Berwarna kecoklatan, legit, dan nikmat terlihat jelas pada makanan satu itu. Ada yang dibungkus dengan kertas warna-warni, merah, kuning, hijau, dan lainya. Kebanyakan masyarakat membuat madu mongso tidak hanya saat lebaran, namun sudah menjadi industri rumahan yang khas Kudus. Mulai terjual di toko, hingga orang yang berjualan menggunakan gerobak mengelilingin Kudus. (baca : Cara membuat madu mongso)

Keempat, jenang. Hampir sama dengan sebutan dodol, namun masyarakat lebih familier dengan menggunakan nama jenang. Terbuat dari tepung ketan, gula merah dan kelapa menjadikan masakan tersebut menjadi nikmat. Menjadikan oleh-oleh khas Kudus yang sudah sampai ke seluruh Nusantara sampai ke manca negara. Tak heran jika banyak wisatawan yang menjadikan jenang untuk oleh-oleh keluarga di sana.

Kuliner satu ini memiliki daya tarik tersendiri, sampai-sampai di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus banyak yang membat jenang. Terasa menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di desa tersebut. Ada juga budaya Tebokan dan tari jenang yang sering dilaksanakan di Bulan Muharram (tahun baru hijriyah). 

Kelima, geplak sari. Berwarna putih, semu, manis dan terasa berbeda ketika menikmati makanan satu ini. Hampir tidak terdengar lagi di telingan kita. Memang benar makanan satu ini sudah hampir menghilang. Mengapa tidak? Sudah jarang orang yang membuatnya, lebih-lebih ingin menjualnya. Sebagai makanan khas harus senantiasa ada di atas meja saat lebaran. Di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog lah sebagian masyarakat yang masih melestarikan makanan satu ini. 


Keenam, Rengginang. Satu saudara dengan kerupuk, rengginang juga menjadi makanan wajib yang ada di hari lebaran ini. Masih menjadi makanan yang digemarin oleh orang-orang tua saat sekarang. Mulai berbentuk bulat pipih sampai seukuran tutup gelas menjadi unik dilihat mata. Sudah menjadi olah industri rumahan untuk makanan satu ini. sebagai penghias makanan yang tersaji untuk keluarga. 

ketujuh adalah tape ketan. Makanan yang dibungkus dengan daun pisang ini menjadi makanan yang sudah melintasi zaman. Buka sebagai pendatang baru, mulai dari nenek kita dulu pun sudah merasakan yang namanya tape ketan. Hadir pada acara tertentu dikalangan masyarakat, hingga menjadi olah industri rumahan yang tersebar. Kabanyakan masyarakat yang membuat tape ketan adalah warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Menjadi makanan wajib bagi warga di area selatan Kota Kretek ini. (Baca : Cara Membuat tape ketan)

itulah kuliner atau jajanan yang ada di Kudus dan menjadi khas dan fenomenal di masyarakat luar. Jadi sering menemukan makanan tersebut agar tidak hilang atau diambil oleh masyarakat lain. Cintailah warisan nenek moyang kita.
(*Sal)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tujuh Kuliner Jajanan Khas Kudus saat Lebaran"

Post a Comment